Setiap Tahun Ada 150 Penderita Kusta Baru DDi Subang

Saturday, August 6th 2016. | Uncategorized

Setiap Tahun Ada 150 Penderita Kusta Baru DDi Subang -, SUBANG,(PR).- Kab Subang termasuk juga endemis kusta type tinggi, menempati posisi empat di Jawa Barat. Tiap-tiap tahunnya biasanya ditemukan 150 penderita kusta baru. Dari jumlah tersebut 10-11 prosen di antaranya telah dalam kondisi cacat tingkat 2.

Aspek itu disampaikan Kepala Sektor Pengendalian Penyakit & Penyehatan Lingkungan, Instansi Kesehatan Kab Subang di sela-sela sosialisasi pencegahan, pengendalian, & penanggulangan penyakit kusta di Kab Subang, Jumat 5 Agustus 2016.

“Penyakit kusta ini ngerinya sanggup menyebabkan cacat. Tidak Cuma itu penularan sampai terkena pass lama, sanggup 2-5 thn. Menjadi mesti dapat ditemukan lebih dini, di antaranya jika ada bercak & mati rasa, cepat memeriksa ke Puskesmas terdekat,” ujarnya.

Menurut dirinya, Kab Subang tetap masuk dalam endemik kusta tipe tinggi, di Ja-bar menempati urutan ke-4. Kebanyakan tiap-tiap th kami menerima 150-180 kasus baru. “Kami pernah menemukan kasus di satu desa ada 17 orang penderita baru,” ujarnya.

Baca Juga :

Dirinya menyampaikan, dari temuan penderita baru itu angka cacatnya mencapai 10,01 %. Disaat ditemukan telah cacat, dapat dipandang kasat mata seperti jari tangan bengkok, tangan semper. Tiap-tiap temuan kasus baru cepat ditindaklanjut bersama pengobatan hingga penderita sembuh keseluruhan. “Namun kadang menghadapi kesukaran kala pengobatan, penderita pindah ruang tinggal tanpa memberitahu alamat tujuan, maka pengobatannya tidak tuntas. Ada serta penderita meninggal akibat penyakit lain,” tuturnya.

Dirinya menginginkan, penduduk mesti sanggup mengenalinya, maka dapat diantisipasi dini. Tapi warga tidak butuh takut. Karena badan manusia normal 95 % mempunyai kekebalan pada kusta. “Tapi antisipasi dini mesti dilakukan. Jikalau ada penderita, serta-merta di obati terartur dapat sembuh. Jika telah mengalami cacat kurang enam bln berpeluang dapat disembuhkan. Jika cacatnya telah lebih dari enam bln mungil kemungkinannya, biarpun penyakitnya sembuh & kumannya mati,” jelasnya.

Panitia sosialisasi, Wata menyampaikan kasus kusta di Subang sampai sekarang belum dapat tuntas. Lantaran pass tidak sedikit temuan kasus penderita telah cacat tingkat 2, maka penularannya jadi luas. Kalau ada temuan satu orang, pemeriksaan kontak mesti dilakukan minimal pada 20 orang sekelilingnya. “Cara paling serta-merta antisipasi dini, seandainya ada bercak mesti diperiksa, apabila mati rasa langsung ke puskesmas. Bila dibiarkan nyatanya itu kusta, mampu menyebabkan kecacatan, jadi mesti segera,” menurutnya. 

Itulah yang dapat saya sampaikan pada saat ini untuk anda yang ingin tahu informasi kesehatan terupdate lainya silahkan kunjungi atau klik saja Artikel kesehatan yang merupakan situs resmi yang menyajikan informasi kesehatan setiap harinya, pengobatan bahkan dapat langsung memesan obat herbal disini.

Related For Setiap Tahun Ada 150 Penderita Kusta Baru DDi Subang