Penyakit Ini Yang Diderita Chandra Si Bocah Bersisik

Saturday, October 15th 2016. | Uncategorized

Penyakit Ini Yang Diderita Chandra Si Bocah Bersisik -, kasus penyakit kulit langka yg dialami Chandra, maka mengakibatkan kulitnya seperti bersisik di duga yakni sejenis penyakit turunan.

Kabid Diklit Pengembangan SDM dan Humas RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, Theodorus Sapta Atmadja mencurigai apa yg dialami Chandra yaitu kasus turunan. Atau istilah kedokteran Iktiosis Lamellar.

Iktiosis yaitu penyakit yg berlangsung oleh karena adanya gangguan pada keratinisasi kulit. Kulit kering kehilangan kelembaban maka kelihatan pecah-pecah. Reaksi kelenjar minyak dan keringat berkurang.

Penyakit ini mempengaruhi seluruh area kulit dan cukup konsisten selagi bertahun-tahun.

“Saya mengedepankan diboyong ke hunian sakit. perincian lebih lanjut dapat di sampaikan oleh dokter profesional kulit nantinya,” papar dr Theo.

Baca Juga :

Sementara itu, Mega (41), ayah Chandra melafalkan, anak keduanya itu meraih permasalahan kelainan kulit sejak kehadirannya di dunia 10 th lalu.

Sejak juga bayi, pertanyaan misterius telah menyerangnya. Kulitnya mengering, bak sisik ular. Mengelupas dan gatal. Pihak keluarga tak mengetahui tentu kelainan kulit apa yg dialami anaknya.

“Saya gak tahu, terakhir diboyong ke hunian sakit tepat usianya belum lengkap wahid bln lahir,” kata Mega, kala dijumpai hamba sarana di rumah mertuanya, trik Sapan, RT 09/RW 09, Blok 1F No. 2, Kelurahan Bukit satu, Kecamatan Jekan Raya, Kamis (13/10).

Mega sedang menjelaskan, kala lahir kulit anaknya itu telah memerah. dulu dirujuk ke RSUD dr Doris Sylvanus.

Di rumah sakit milik Pemprov Kalteng ini, Chandra dirawat sewaktu 15 hri. Mega semula telah lupa penyajian dokter saat itu terkait kasus yg diderita anaknya.

Keluar dari rumah sakit, Mega membawa Chandra juga ke udik. Di pedalaman ia masih cobalah obat-obat herbal buat menyembuhi anaknya. Tapi belum diterima. hasilnya, sampai saat ini, Chandra tak sempat sedang merasakan obat-obatan awal medis.

“Tak ada biaya pak,” tutur Mega sambil memegang anaknya yg tidak sempat berakhir menggaruk badannya lantaran tidak tahan rasa gatal.

Menginjak umur dua th, lanjut Mega, bab itu makin menjadi-jadi. telah hingga ke mimik dan di lebih kurang mata.

Sebagai ayah, Mega benar-benar tak tega menonton kemalangan yg dialami anaknya. Namun sebab keterbatasan biaya, membuatnya memutuskan tujuan membawanya berobat.

Kini, sehari-hari Chandra cuma mampu menikmati periode mungil di Desa tumbang Miwan, Kecamatan Kuala era, Kabupaten Gunung Mas (Gumas). 

Itulah yang dapat saya sampaikan pada saat ini untuk anda yang ingin tahu informasi kesehatan terupdate lainya silahkan kunjungi atau klik saja Artikel kesehatan yang merupakan situs resmi yang menyajikan informasi kesehatan setiap harinya, pengobatan bahkan dapat langsung memesan obat herbal disini.

Related For Penyakit Ini Yang Diderita Chandra Si Bocah Bersisik