Kenali Penyakit Mematikan Sebelum Membeli Hewan Kurban

Saturday, August 19th 2017. | Uncategorized

Kenali Penyakit Mematikan Sebelum Membeli Hewan Kurban -, Dinas Pertanian dan Peternakan (Dipertanak) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Telah meminta masyarakatnya untuk mewaspadai kemungkinan hewan kurban terjangkit tiga penyakit berbahaya, yaitu antraks, penyakit mulut dan kuku (PMK), serta cacing hati.

Kepala Dipeternakan Cilacap, Gunawan menyebutkan bahwa, t3 penyakit itu kerap menyerang hewan ternak besar, terutama yang biasa dipakai sebagai hewan kurban, seperti sapi dan kerbau. Penduduk, bisa mengantisipasi kemungkinan terjangkitnya hewan yang akan dibeli dengan memahami beberapa ciri – ciri hewan yang telah terkena penyakit tersebut.

“Ini tentu saja harus berhati-hati dalam pembelian korban hewan untuk memastikan hewan tersebut sehat,” kata Gunawan di Liputan6.com selasa, 15. Agustus 2017.

Baca Juga : Tanda Terkena Penyakit Stroke Di Usia Muda

Secara Umum, penyakit antraks lebih dikenal, dengan ciri-ciri hewan, bersemangat, sesak napas, pembengkakan pada leher, payudara, usus besar, ginjal dan melalui cahaya ke luar, karena di luar dari darah coklat hitam cairan dari lubang tubuh. “Antraks pada orang-orang yang akan ditransfer,” ungkapnya.

Adapun penyakit kuku dan mulut dapat dilihat dari kesehatan bibir dan mulut sapi. Pada hewan, patri muncul dalam kebakaran rumah, di mulut dan cakar hewan, beberapa jenis luka, deep-fry. Pada Umumnya, hewan ini akan tumbuh tipis, jika anda sudah terkena penyakit ini.

“Jika penyakit ini API dapat dilihat, secara Umum, dengan mata telanjang. Jangan membeli hewan untuk kurban, tidak luka mulut dan kaki. Mengoreng. Tanda-tanda penyakit PMK,” katanya.

Hal yang paling sulit, kata Gunawan, adalah melihat ciri-ciri fisik cacing-penyakit hati. Alasan penyakit ini tidak mudah dideteksi dari luar. Bisa, hewan cacing, infeksi, hati, tulang, dan lemak. Tapi secara Umum, hewan, cacing, hati yang lembut yang membosankan dan cenderung ramping adalah tidak keren.

“Jika anda memahami fungsi, khususnya yang dari Bapak Daryono (Kabid Peternakan). Jika cacing dapat dilihat dalam hati, setelah membunuh. Anda memotong membuka hati, ketika jatuh ke worm, dan hatinya. Tidak dikonsumsi,” kata Gunawan.

Gunawan menjelaskan, sebelum Idul Adha, pada 1. September, Dipertanak dibentuk untuk bekerja dalam hubungannya dengan Dinas kesehatan kabupaten adalah untuk memiliki tim untuk menyapu monitor, pusat penjualan hewan korban, pasar untuk hewan ternak.

“Kami perlu untuk memastikan bahwa hewan qurban yang dijual sebelum Idul Adha, yang merupakan kriteria kesehatan”, di bawah arahan

Selain itu, Dipertanak juga sebagai pelatihan untuk Komisi kurban di masing-masing kecamatan. Dalam pelatihan ini, peserta akan berlatih untuk dapat teknik penyembelihan hewan dan pengorbanan yang sehat dan etis dapat diterima, atas dasar higienitas, secara teknis menghancurkan, hewan-hewan di peternakan, teknik menggonggong potongan daging.

“Tahun lalu, tampaknya bahwa penyakit, cacing-cacing di hati. Jika anda tidak, kami minta dilempar ke hati anda, ketika daging untuk dikonsumsi. Untuk menjelaskan eks-seperempat dari pengumuman pelatihan pengorbanan, pengorbanan hewan untuk Komite-Komite masjid”, Gunawan.

” REKOMENDASI PENGOBATAN HERBAL”

Bagi anda yang ingin mencegah atau mengobati gangguan penyakit yang saat ini anda alami, atau gangguan penyakit lainya bisa anda obati dengan produk herbal unggulan kami yaitu WALATRA G- SEA JELLY yang merupakan salah satu produk herbal jelly gamat unggulan kami yang berkhasiat untuk mengobati berbagai jenis penyakit baik kronis ataupun non kronis. Produk tersebut bisa langsung anda pesan di website kami ini, untuk info lebih lanjut dan ulasan lengkap tentang produk kami silahkan langsung saja KLIK link berikut ini : WALATRA G- SEA JELLY

Related For Kenali Penyakit Mematikan Sebelum Membeli Hewan Kurban