Deteksi Dini Jadi Kunci Utama Mencegah Pneumonia

Tuesday, November 22nd 2016. | Uncategorized

Deteksi Dini Jadi Kunci Utama Mencegah Pneumonia -, Pneumonia merupakan salah satu penyakit berbahaya dan menajdi penyakit penyeba utama kematian balita di Indonesia. Pneumonia dan diare menjadi salah satu infeksi pembunuh pada balita, karena data menunjukkan setiap menit ada 6 anak meninggal dikarena dua infeksi ini.


Sekitar 99% kematian yang di sebabkan pneumonia anak berasal dari negara berkembang. Di negara maju, pneumonia banyak disebabkan oleh virus. Sedangkan di negara berkembang, penyakit ini lebih banyak disebabkan oleh bakteri yang terinfeksi.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menunjukkan insiden penyakit pneumonia di Indonesia adalah 1,8 % dengan prevalensi 4,5 %. Jika dijabarkan dengan angka maka setidaknya dari 23 balita yang meningggal setiap jam dan 4 di antaranya dikarena pneumonia.

Baca Juga : obat pneumonia pada anak

Kasubdit ISPA Dirjen Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan (Kemkes), Dr Cristina Widaningrum Mkes, menjelaskan, faktor risiko penyakit pneumonia di antaranya yaitu ASI ekslusif yang kurang, gizi buruk yang berdampak pada daya tahan tubuh sang anak, tidak mendapatkan imunisasi, berat badan lahir sangat rendah, dan paparan polusi di dalam rumah seperti merokok, asap tungku dapur dan kepadatan penduduk dalam rumah.

“Diharapkan apabila faktor risiko ini sudah tidak ada maka kita harapkan pneumonia pun tidak lagi ditemukan,” ungkap dia di sela diskusi dalam rangka Hari Pneumonia Sedunia ‘Beban Penyakit Pneumonia di Indonesia, Deteksi Dini dan Pencegahannya’ di Jakarta, Kamis (17/11).

Menurut Dr Cristina, dengan cara umum ada lima langkah sederhana membendung pneumonia yakni pemberian ASI eksklusive, aliran udara rumah yg bagus, cuci tangan gunakan penyuci, minum air steril dan matang pun sanitasi yg bagus, dan nutrisi yg pass dan siembang.

Dokter spesilias respirasi anak alamat FK Unpad/RS Hasan Sadikin Bandung Prof dr Cissy B Kartasasmita SpA(K) memaparkan pneumonia merupakan penyakiti ketimbis jaringan paru yg jadi penyebab penting mair guna anak di bidang. Adanya peradangan untuk paru menghasilkan tertimbunnya eksudat di paru-paru melangsungkan ganjalan transfigurasi gas. bakteri penyebab pneumonia meraih jaringan paru lewat pernapasan, aspirasi patogen di tenggorokan, lewat ajaran pembuluh bakat, segera mulai sejak timbil pada paru-paru atau trauma masuk paru.

Dr Cissy meneruskan, amat sangat tapi sayang bahwa lebih bersumber 50 % pesakit penumonia tak diterapi. perhitungan napas kala anak tidur mampu dijadikan kadar apakah anak menderita pneumonia atau tak sehingga dapat dilakukan pengobatan langsung. bagi usia di bawah dua thn 60 kali permenit, usia 2-kurang asal 12 bln banyaknya 50 kali menit, meskipun usia 12 -59 bln sejumlah 40 kali permenit. Ditambah pula, imunisasi komplit mampu meringankan mencegah pneumonia, terutama campak, dan DPT terutama( pertusis).

“Vaksin pneumonia seperti Hib dan PCV (vaksin konjugasi penumokokus) memiliki daya proteksi tinggi pada pneumonia. Vaksin PCV diberikan 3 kali kepada umur 2,4 6 bln dan diulang di umur 12-15 bln, imbuhnya.

Itulah yang dapat saya sampaikan pada saat ini untuk anda yang ingin tahu informasi kesehatan terupdate lainya silahkan kunjungi atau klik saja Artikel kesehatan yang merupakan situs resmi yang menyajikan informasi kesehatan setiap harinya, pengobatan, bahkan dapat langsung memesan obat herbal disini.

Related For Deteksi Dini Jadi Kunci Utama Mencegah Pneumonia