Apa Itu Kanker Kerongkongan

Tuesday, October 21st 2014. | Apa Itu Kanker Kerongkongan

kanker kerongkonganBagi anda yang ingin tahu apa itu kanker kerongkongan ? Simaklah artikel berikut ini yang akan menjelaskan tentang penyakit kanker kerongkongan sekaligus dengan penyebab dan gejalanya.

Kanker esophagus atau kanker kerongkongan adalah kanker yang mengacu pada setiap bagian di sel jaringan kerongkongan, displasia terjadi dengan pembentukan penyakit yang ganas, merupakan salah satu tumor ganas umum dari sistem pencernaan, kemudian rentan terhadap penyalahgunaan sistemik dan proliferasi.

Jenis kanker kerongkongan atau kanker esophagus dapat dibagi menjadi empat, yang paling umum adalah karsinoma sel skuamosa, menyumbang lebih dari 90% dari proses perkembangan kanker dan tingkat yang lambat difusi, oleh karena itu, jiak telah terdeteksi sejak dini, bisa dengan operasi, kemoterapi, dan radioterapi untuk pengendalian kanker. Sisanya dari adenokarsinoma esophagus, sel karsinoma kecil dibedakan, karsinosarkoma adalah jenis yang sangat jarang dari kanker esophagus tapi tingkat kerusakannya sangat tinggi.

Di seluruh dunia sekitar 30 juta orang meninggal karena kanker esophagus. Kejadian pada laki-laki jauh lebih tinggi dari pada perempuan, perbandingan antara laki-laki dan perempuan antara 1.1 sampai 17:1. Semakin tua semakin besar kemungkinan terserang kanker esophagus, usia di bawah 35 tahun memiliki kemungkinan yang lebih rendah, usia 35 ke atas memiliki tingkat kemungkinannya secara bertahap meningkat, usia 60 sampai 69 lah usia paling tinggi untuk kejadian kanker esophagus. Tapi jangan khawatir, sikap yang tanggap terhadap gejala awal dan dikombinasikan dengan pengobatan yang canggih dan efektif dalam pengobatan kanker esophagus, dapat meningkatkan harapan hidup bagi pasien.

Resiko dan Penyebab Kanker Kerongkongan

Nitrosamin dan alkohol terlibat dalam tingginya insiden kanker kerongkongan di negara tertentu. Nitrosamin ditemukan sebagai pengawet makanan.

Beberapa penyakit kerongkongan jinak telah dikenal menjadikan mudah terkena kanker kerongkongan. Pasien dengan achalasia, penyakit kerongkongan akibat kontraksi tidak terkoordinasi dari kerongkongan mengakibatkan kesulitan menelan, memiliki insiden kanker kerongkongan tujuh kali lebih tinggi. Cedera kerongkongan sebelumnya karena kaustik soda juga menjadikan mudah terkena kanker. Kondisi seperti penyakit Barrett dimana lapisan kerongkongan berbeda, sindrom Plummer-Vinson dimana bentuk-bentuk jaring di atas pembukaan kerongkongan ke dalam perut, semua menjadikan mudah terkena kanker kerongkongan.

Tilosis, kondisi turun temurun ditandai dengan penebalan telapak tangan dan telapak kaki, memiliki hubungan tinggi dengan kanker kerongkongan.

Gejala kanker kerongkongan

  1. Pada tenggorokan terasa aneh, dan tersedak ketika menelan makanan
  2. Saat menelan tulang dada terasa panas, perih atau sakit seperti tertarik
  3. Kesulitan menelan, sehingga tidak bisa makan, sering disertai muntah, nyeri di perut, penurunan berat badan dan gejala lain
  4. Kesulitan makan yang terus menerus dapat menyebabkan gizi buruk, penurunan berat badan, chacexia, dapat terjadi penyebaran kanker, tekanan, dan komplikasi lainnya.

    Perlu dicatat, jika mengalami gejala seperti ini, belum tentu terkena kanker esofagus, bisa juga karena penyakit kerongkongan lainnya, tapi jika mengalami seperti ini harus segera ke rumah sakit untuk pemeriksaan agar bisa diketahui apakah penyakit ini disebabkan oleh kanker atau karena penyakit lainnya.

Sekian yang saya dapat sampaikan semoga bermanfaat untuk anda dan keluarga anda dan jangan lupa simak lagi informasi terupdate  hanya di tentang kesehatan

Kata Kunci Dari Google:

ApaItuKankerKerongkongan|TentangKesehatan, kelainan tilosis,

Related For Apa Itu Kanker Kerongkongan